Studio desain independen dari Bekasi, melayani seluruh Indonesia.

Tiga kesalahan feed jualan

18 Oktober 2026 · 4 menit baca

Feed Instagram Kopi Rindang (proyek konsep) dengan warna dan huruf yang konsisten

Calon pembeli biasanya hanya membutuhkan beberapa detik untuk memutuskan apakah akan melihat lebih lanjut atau berpindah ke akun lain. Dalam waktu sesingkat itu, yang dinilai bukan kualitas produk, melainkan tampilan feed. Berikut tiga kesalahan yang sering terjadi di akun usaha, beserta cara memperbaikinya.

1. Teks terlalu padat

Satu gambar memuat nama produk, deskripsi, harga, alamat, jam buka, promo, dan ajakan mengikuti akun. Akibatnya, tidak ada satu pun yang terbaca.

  • Satu unggahan, satu pesan. Unggahan menu cukup berisi nama menu dan harga. Unggahan promo cukup berisi promonya.
  • Informasi lengkap (alamat, jam buka, cara pemesanan) letakkan di caption atau highlight.
  • Uji sederhana: perkecil gambar hingga seukuran ibu jari. Jika teks utamanya masih terbaca, desain sudah aman.

2. Warna dan huruf berganti-ganti

Hari ini merah-kuning, besok biru-ungu, lusa memakai template lain. Dilihat dari halaman profil, feed tampak seperti milik lima usaha yang berbeda.

  • Pilih 2–3 warna utama, misalnya satu warna gelap, satu warna terang, dan satu warna aksen.
  • Gunakan 1–2 jenis huruf: satu untuk judul dan satu untuk teks biasa.
  • Catat pilihan tersebut (kode warna dan nama huruf), lalu gunakan secara konsisten setiap kali membuat unggahan.

Contohnya feed Kopi Rindang (proyek konsep kami): hanya hijau tua, terakota, dan krem, dengan dua jenis huruf. Dari halaman profil langsung terlihat sebagai satu merek.

3. Harga dan cara pesan tidak ada

Kesalahan ini paling merugikan. Banyak calon pembeli enggan bertanya harga, terlebih bila khawatir harganya mahal. Mereka memilih melewatinya.

  • Cantumkan harga di unggahan produk. Jika harganya bervariasi, tulis "mulai dari".
  • Jelaskan cara pemesanan dengan jelas: WhatsApp, layanan pesan antar, atau tautan di bio.
  • Pastikan tautan di bio langsung mengarah ke WhatsApp, katalog, atau halaman yang memiliki tombol pemesanan.

Mulai dari unggahan berikutnya

Feed yang menjual tidak harus mewah. Cukup jelas (satu pesan per unggahan), konsisten (warna dan huruf yang sama), dan mudah dibeli (ada harga dan cara pemesanan). Feed lama tidak perlu dihapus; terapkan saja pada unggahan selanjutnya.

Butuh desain feed? Mulai Rp 15rb per desain. Lihat layanan →

Pesan WhatsApp